Terjang Medan Ekstrem, TNI AD Lanjutkan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 05:01 WIB

50112 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkep, tniad.mil.id —

TNI Angkatan Darat menunjukkan kesiapsiagaan dan profesionalisme tinggi dalam operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Pada hari kedua operasi (H+1), Minggu (18/1/2026), Tim SAR Gabungan berhasil mencapai hasil signifikan meski dihadapkan pada cuaca buruk dan medan ekstrem.

Sejak pagi hari, operasi dilaksanakan di tengah kondisi angin kencang yang berkisar hingga 20–22 knot, visibilitas terbatas sampai 5 meter, kabut tebal yang turun sejak pukul 08.30 WITA, disertai hujan di siang hari. Medan pencarian berupa bukit batu karst bertebing curam dengan vegetasi rapat di ketinggian sekitar 1.353 mdpl juga menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh personel di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 1.214 personel SAR Gabungan dikerahkan, dengan TNI AD menjadi unsur terbesar dan penggerak utama operasi. Personel TNI AD berasal dari jajaran Kodam XIV/Hasanuddin dan Divisi Infanteri 3 Kostrad, didukung kemampuan _mountaineering_, evakuasi darat, kesehatan lapangan, zeni, komunikasi, serta pemanfaatan teknologi pengamatan udara.

Operasi SAR kali ini juga didukung kekuatan alutsista dan peralatan modern, dimana TNI AD mengerahkan _drone, Night Vision Goggle (NVG), GPS_, sistem komunikasi Starlink, radio taktis, kendaraan taktis, motor trail, hingga perlengkapan khusus seperti gergaji listrik dan alat _mountaineering_. Sinergi ini memungkinkan operasi tetap berjalan efektif meskipun helikopter sempat terkendala pendaratan akibat angin kencang.

Hasil penting mulai diperoleh tim sejak pukul 07.17 WITA dengan ditemukannya indikasi awal serpihan pesawat dari udara. Tidak lama berselang, tim darat TNI AD yang bergerak dari dua pangkal gerak berbeda berhasil menjangkau lokasi dan memastikan keberadaan bagian besar pesawat, termasuk badan dan ekor pesawat, yang berada sekitar 300 meter dari puncak Gunung Bulusaraung.

Pada pukul 08.37 WITA, Tim SAR Gabungan memastikan temuan dua bagian utama pesawat dan langsung menggelar sistem komunikasi Starlink di lokasi guna mempercepat pelaporan dan koordinasi. Pencarian berlanjut hingga sore hari dengan ditemukannya mesin pesawat, berbagai serpihan penting, serta _Emergency Locator Transmitter_ (ELT) pesawat pada pukul 19.04 WITA.

Dalam operasi kemanusiaan tersebut, Tim SAR Gabungan juga menemukan satu bagian tubuh korban berjenis kelamin laki-laki di sekitar lokasi ekor pesawat. Evakuasi dilakukan secara bertahap melalui jalur darat dengan mengutamakan keselamatan personel, mengingat medan terjal dan kondisi cuaca yang terus berubah.

Keberhasilan pencapaian H+1 ini tak terlepas dari disiplin operasi, ketangguhan fisik, serta kemampuan teknis prajurit TNI AD dalam operasi SAR di wilayah ekstrem. TNI AD terus berkomitmen melanjutkan operasi pencarian dan evakuasi lanjutan pada hari berikutnya, baik melalui jalur darat maupun udara, sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi cuaca.

Operasi SAR pesawat ATR 42-500 ini menjadi wujud nyata peran TNI AD dalam tugas kemanusiaan, yang tidak hanya menjaga kedaulatan dan keamanan negara, tetapi juga hadir di garis depan saat rakyat membutuhkan, bahkan di medan paling sulit sekalipun. *(Dispenad)*

Berita Terkait

Metode Tumpang Sari Bikin Jagung Betras di Tandan Sari Tumbuh Optimal Menjelang Panen Juni
Perkuat Swasembada Pangan Polresta Pekanbaru: Polsek Kawasan Pelabuhan Salurkan Bantuan ke Petani
Semangat Kolaborasi: Polda Riau dan Pemprov Gelar Apel Satgas Anti Narkoba, IBU-IBU Panipahan Diangkat Jadi Duta
Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba Riau Digelar, Perkuat Sinergi Menuju Riau Bersih Narkoba
Praktisi Hukum Nilai Walikota Tanjungbalai dan BKPSDM Tutup Mata Terhadap ASN yang Diduga Berpoligami Tanpa Izin
Hoaks Serang Lapas Narkotika Pematang Siantar, Eks Warga Binaan Bela Kinerja Petugas dan Dukung Langkah Tegas Ditjenpas
Ahli UGM: Kewajiban 20 Persen Tanah Eks HGU Tak Bisa Diterapkan Sepihak
Siswa Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Gelar Baksos di Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:10 WIB

Diduga Tangkap Lepas Pelaku Penganiayaan dan Ancaman Pembunuhan, Tim Hukum Desak Kapolda Sumut Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Medan Baru

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:17 WIB

Bawa Dampak Positif Berkelanjutan, PTPN IV Regional I Serahkan Bantuan Rumah dan Jamban Sehat

Senin, 8 Juni 2026 - 08:19 WIB

Kapolsek, Kanit Reskrim dan Penyidik Polsek Medan Baru di Laporkan Ke Propam Polda Sumut

Senin, 8 Juni 2026 - 06:19 WIB

O-Three Station Kualanamu Resmi Dibuka: Rest Area Inklusif Pertama di Dunia dengan Simbol Toleransi

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:35 WIB

Membangun Harmoni dan Kebersamaan, Danrem 031/WB Gelar Silaturahmi Bersama Keluarga Besar Karo Pekanbaru

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:09 WIB

Viral Diduga Sejumlah Pemuda Bawa Cerurit Depan Cambridge Medan, AKBP Adrian Risky Belum Berikan Tanggapan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:41 WIB

ISMI Sumut dan GJI Tanam 1000 Pohon Khas Melayu di Bantaran Sei Deli, Perkuat Ekologi dan Ekoteologi Kota Medan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:13 WIB

Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur Makin Cepat, PalmCo Operasikan Fasilitas Pengemasan di Surabaya

Berita Terbaru

NASIONAL

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 9 Jun 2026 - 12:45 WIB