Dari Lahan Tidur ke Lahan Subur, Lapas Labuhan Ruku Tanam 500 Bibit Pisang di Air Joman, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian WBP

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:08 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara –

Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan terus ditunjukkan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku.

Jumat (20/02/2026), lapas tersebut melaksanakan penanaman 500 bibit pisang di lahan produktif milik Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI yang berada di Kecamatan Air Joman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini merupakan kelanjutan pemanfaatan lahan Air Joman yang sebelumnya sukses ditanami jagung.

Kini, komoditas pisang dipilih sebagai langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan hasil pertanian sekaligus memperluas pengembangan agribisnis berbasis pembinaan.

Penanaman bibit pisang tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, Pimpinan PT Hijau Surya Biotechi Budi Candra, serta Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, bersama jajaran pejabat struktural.

Kehadiran unsur pemerintah daerah dan sektor swasta menjadi simbol sinergi nyata dalam mendukung program pembinaan berbasis kerja produktif.

Secara simbolis, Kalapas Hamdi Hasibuan bersama Wakil Bupati Asahan dan Pimpinan PT Hijau Surya Biotechi melakukan penanaman bibit pisang di area yang telah dipersiapkan.

Hingga sore hari, sebanyak 500 bibit pisang ditanam dengan melibatkan warga binaan yang telah dibekali keterampilan pertanian.

Menariknya, PT Hijau Surya Biotechi juga memberikan dukungan tambahan berupa 100 bibit pisang Merah Barangan yang dikirim pada sore hari.

Bahkan, dalam dua hari ke depan dijadwalkan kembali penanaman massal sebanyak 1.000 bibit pisang Merah Barangan di lokasi yang sama.

Langkah ini menjadi bagian dari rencana jangka panjang menjadikan lahan Air Joman sebagai sentra pertanian produktif berbasis pembinaan.

Kegiatan tersebut juga terintegrasi dengan program asimilasi kerja luar tembok. Melalui skema ini, warga binaan diberikan kesempatan bekerja langsung di lahan pertanian dengan pengawasan dan pendampingan ketat dari petugas pemasyarakatan.

Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik mengolah dan meratakan lahan hingga proses penanaman.

Kalapas Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud keseriusan Pemasyarakatan dalam menciptakan warga binaan yang mandiri dan siap kembali ke masyarakat.

“Program ini adalah bentuk komitmen kami dalam membina warga binaan agar memiliki kemampuan dan mental mandiri. Melalui asimilasi kerja luar tembok, mereka mendapatkan pengalaman kerja nyata, sehingga setelah bebas nanti siap hidup produktif dan tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Lapas Labuhan Ruku dalam mengubah lahan tidur menjadi lahan subur yang bernilai tambah, baik bagi institusi maupun bagi pembinaan warga binaan.

Dengan semangat kolaborasi dan pengawasan yang optimal, kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dari lahan Air Joman, harapan baru terus ditanam—setiap bibit pisang menjadi simbol langkah kecil menuju masa depan yang lebih hijau, produktif, dan penuh keberkahan, sekaligus bukti bahwa Pemasyarakatan hadir membina, memberdayakan, dan menguatkan reintegrasi sosial.(AVID)

Berita Terkait

Hoaks Serang Lapas Narkotika Pematang Siantar, Eks Warga Binaan Bela Kinerja Petugas dan Dukung Langkah Tegas Ditjenpas
Ahli UGM: Kewajiban 20 Persen Tanah Eks HGU Tak Bisa Diterapkan Sepihak
Siswa Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Gelar Baksos di Sukabumi
Polda Riau Ajak Masyarakat Peduli Gajah Sumatera Lewat Festival Seni Konservasi
Massa Pedang Demokrasi Desak Kejatisu Transparan Tangani Penyidikan Kredit Bank Sumut
Rutan Perempuan Kelas IIA Medan Turut Ambil Bagian dalam Bazar Produk Karya Warga Binaan Meriahkan HBP Ke-62 di Kanwil Ditjenpas Sumut
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Sinergitas Polri dan Masyarakat Bahu Membahu Bangun “Jembatan Merah Putih Presisi” di Sungai Mandau

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:21 WIB

Bupati Agam Sampaikan Terima Kasih kepada Kapolda Riau atas Bantuan Penanganan Bencana

Minggu, 19 April 2026 - 11:45 WIB

Kepala Rutan Tarutung Tegaskan Zero Narkoba, Penipuan Online, dan Judol di Dalam Rutan

Minggu, 19 April 2026 - 02:29 WIB

Momentum Idulfitri, Satgas IPK Medan Perkuat Silaturahmi dan Loyalitas Organisasi

Kamis, 16 April 2026 - 14:18 WIB

Pasca Ricuh Panipahan, Kapolda Riau Minta Maaf dan Dorong Pemulihan Kepercayaan Publik

Kamis, 16 April 2026 - 13:48 WIB

Tahu dan Tempe Rutan Kelas I Medan Laris Diborong pada Semarak Bazar Produk WBP Peringatan HBP ke-62 Kanwil Ditjenpas Sumut

Kamis, 16 April 2026 - 11:39 WIB

Lapas Sibolga Deklarasikan Komitmen Anti Narkoba, Pungli, dan Handphone Ilegal

Kamis, 16 April 2026 - 06:09 WIB

Sebanyak 22,53 Kg Heroin Dimusnahkan, Polda Riau Nyatakan Perang Melawan Narkoba

Rabu, 15 April 2026 - 14:30 WIB

Bapas Kelas I Medan Ikuti World Congress on Probation and Parole 2026 di Bali, Perkuat Transformasi Pemasyarakatan Berbasis HAM

Berita Terbaru