SMA Negeri 1 Blangkejeren Bersama Siswa dan Guru Salurkan Bantuan ke 3 Desa Pascabanjir Gayo Lues

GAYO TODAY

- Redaksi

Minggu, 19 April 2026 - 18:24 WIB

5056 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, 19 April 2026 – Keluarga besar SMA Negeri 1 Blangkejeren menggelar kegiatan bakti sosial dengan mengunjungi tiga desa yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung pada hari Minggu, dengan penyaluran bantuan berupa paket sembako dan kitab suci Alquran kepada warga yang mengalami musibah banjir di Desa Remukut, Desa Penomon Jaya, dan Desa Cane Toa, Kecamatan Rikit Gaib.

Bencana banjir yang melanda beberapa bagian Kabupaten Gayo Lues dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan kerusakan infrastruktur dan berdampak pada kesulitan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Respon cepat dari berbagai pihak termasuk institusi pendidikan menjadi sangat penting untuk membantu pemulihan dan meringankan beban warga terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, SMA Negeri 1 Blangkejeren menyalurkan 180 paket sembako kepada warga terdampak di Desa Remukut yang merupakan desa terparah. Desa Penomon Jaya menerima 40 paket sembako, sementara Desa Cane Toa mendapatkan 60 paket bantuan. Semua bantuan tersebut berasal dari hasil sumbangan para siswa sekolah, yang secara sukarela mengumpulkan donasi untuk meringankan penderitaan sesama.

Selain pemberian paket sembako dan Alquran sebagai bentuk bantuan spiritual, keluarga besar sekolah juga melaksanakan gotong royong membersihkan masjid di Desa Cane Toa yang turut terkena dampak banjir. Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi sosial yang tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan materi, tetapi juga pada upaya pemulihan lingkungan dan memperkuat solidaritas sosial di masyarakat.

Kepala SMA Negeri 1 Blangkejeren, Aguswati Gulo, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini melibatkan seluruh dewan guru, staf karyawan, serta perwakilan siswa. Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini rutin dilaksanakan setiap semester sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter dan kepedulian sosial siswa, meskipun tidak dalam situasi bencana. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa peduli, empati, dan semangat gotong royong di kalangan siswa, sekaligus membangun kepekaan sosial yang kuat,” ujarnya.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh salah satu siswa, Risky, yang antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyatakan kebahagiaannya dapat berkontribusi dalam program bakti sosial sekaligus berharap agar kegiatan ini dapat lebih sering diselenggarakan dan menjangkau lebih banyak desa yang membutuhkan di wilayah Gayo Lues. “Saya sangat senang bisa ikut serta membantu masyarakat yang terkena musibah, dan berharap kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilakukan,” ujar Risky.

Kepala sekolah juga mengungkapkan rencana ke depan yang sudah dijadwalkan, dimana pada bulan Mei mendatang, pihak sekolah berencana kembali mengadakan bakti sosial di Kecamatan Pining, yang merupakan salah satu daerah lain yang terdampak banjir. Rencana ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, yang turut memberikan semangat kepada sekolah untuk terus aktif dalam program sosial kemasyarakatan.

Bakti sosial SMA Negeri 1 Blangkejeren ini menjadi contoh nyata bagaimana institusi pendidikan mampu berperan aktif tidak hanya dalam peningkatan mutu akademik, tetapi juga dalam pembinaan karakter dan kepedulian sosial dalam situasi yang mendesak. Melalui sinergi antara tenaga pendidik, siswa, dan dukungan pemerintah daerah, bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan kesulitan warga sekaligus mengangkat semangat gotong royong dan solidaritas di tengah bencana.

Ke depan, kegiatan kemanusiaan serupa diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memberikan dampak positif tidak hanya dari sisi operasional, tetapi juga dari pembentukan peradaban sosial yang berakar kuat di masyarakat. Kepedulian generasi muda terhadap sesama menjadi modal utama dalam membangun masyarakat yang tangguh dan penuh empati, terutama dalam menghadapi dinamika alam dan sosial di daerah seperti Kabupaten Gayo Lues. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Gerak Cepat Tangani Banjir dan Jembatan Putus, Polres Gayo Lues Pastikan Warga Tetap Terlayani
Brimob Polda Aceh, Tangguh Dan Tulus Mengayomi Masyarakat Gayo Lues
HK Tuntaskan Penanganan Longsor Tetumpun, Jalan Nasional Sudah Bisa Dilalui dengan Waspada
Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues
Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla
Aktivitas Industri Diduga Tetap Berjalan di Tengah Sanksi Administratif, PT Hopson Kembali Jadi Sorotan Publik
Asap, Limbah, dan Dugaan Pelanggaran, PT Hopson Aceh Industri Kembali Menjadi Ujian bagi Penegakan Hukum Lingkungan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:39 WIB

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:12 WIB

Periksa Jagung Pipil di Desa Tapung Makmur, Bhabinkamtibmas Tapung Hilir Dukung Program Ketahanan Pangan

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:04 WIB

Rutan Kelas IIB Pangkalan Brandan Gelar Razia Insidentil untuk Jaga Keamanan dan Ketertiban

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:24 WIB

Program Ketahanan Pangan Berlanjut, Polsek KKH Cek Tanaman Jagung di Desa Simalinyang

Senin, 15 Juni 2026 - 15:57 WIB

Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:29 WIB

5 Kg Bibit Jagung Ditanam Polri Petani Lubuk Sakai

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:51 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bertindak, Seorang Pemilik Sabu Diamankan di Lawe Alas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:45 WIB

Kapolda Irjen Herry Heryawan: Sebaik-baiknya Polisi Adalah yang Bermanfaat Bagi Sesama

Berita Terbaru