Puluhan Warga Terdampak Banjir di Gayo Lues Belum Terima Bantuan Jadup, Validitas Data Dipertanyakan

GAYO TODAY

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:08 WIB

5055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Puluhan warga Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues yang terdampak banjir hidrometeorologi hingga kini mengaku belum menerima bantuan Jatah Hidup (Jadup) dari pemerintah. Padahal, sebagian besar dari mereka merupakan korban langsung bencana yang terjadi beberapa waktu lalu dan mengalami kerusakan rumah cukup parah.

Salah seorang warga, Amrin (53), Selasa (7/7/2026), menyampaikan keheranannya karena dirinya bersama sejumlah tetangga yang benar-benar terdampak banjir, tidak mendapatkan bantuan Jadup. “Kami ini benar-benar korban banjir. Rumah kami terdampak langsung, bahkan ada yang sudah dibongkar karena rusak. Tapi sampai sekarang kami tidak mendapatkan Jadup,” ujarnya.

Warga semakin bingung karena, menurut Amrin, ada warga lain yang tinggal di lokasi tidak terkena banjir—bahkan berada di perbukitan—justru tercatat sebagai penerima bantuan. Kondisi tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan sekaligus rasa kecewa di tengah masyarakat yang menjadi korban bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amrin menuturkan, sejak masa tanggap darurat banjir, berbagai tim dari pemerintah desa, BPBD Kabupaten Gayo Lues, bahkan hingga ke pemerintah pusat telah melakukan pendataan. Akan tetapi, saat bantuan Jadup disalurkan, nama mereka tidak tercantum sebagai penerima.

Keluhan serupa diungkapkan Koreda Fauzi (45). Ia mengaku rumahnya mengalami kerusakan berat akibat banjir dan terpaksa melakukan perbaikan secara mandiri menggunakan dana pribadi. Namun, dirinya pun tidak mendapat bantuan Jadup. “Rumah saya rusak parah akibat banjir. Karena tidak mungkin terus dibiarkan, saya memperbaikinya sendiri. Namun saat bantuan Jadup dibagikan, nama saya juga tidak ada,” kata Fauzi.

Para warga telah melaporkan persoalan ini ke BPBD maupun ke Polres Gayo Lues. Namun hingga berita ini disusun, mereka mengaku belum memperoleh penjelasan atau solusi terkait tidak masuknya nama mereka dalam daftar penerima bantuan.

Amrin dan Fauzi berharap pemerintah segera melakukan verifikasi ulang data penerima bantuan agar hak masyarakat yang benar-benar terdampak bencana tidak diabaikan. Mereka meminta adanya evaluasi serius terhadap proses pendataan, sehingga penyaluran program Jadup tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecemburuan maupun keraguan di tengah masyarakat. “Kami hanya meminta hak kami sebagai korban bencana. Jangan sampai ada korban yang terabaikan, sementara yang tidak terdampak justru menerima bantuan. Kami berharap pemerintah segera memberikan solusi dan memperbaiki data penerima Jadup,” harap mereka.

Hingga saat ini, pihak BPBD Kabupaten Gayo Lues masih belum memberikan keterangan resmi terkait permasalahan data penerima bantuan Jadup di Desa Badak. Masyarakat berharap adanya tanggapan dan tindakan cepat dari pemerintah agar peristiwa serupa tidak kembali terulang pada penyaluran bantuan bencana di masa mendatang. (*)

Berita Terkait

Bravo! Satresnarkoba Polres Gayo Lues Kembali Cetak Prestasi, Kasus Sabu Berhasil Diungkap
SMAN 1 Kutapanjang telah Melaksanakan MPLS Ramah, Sambut Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027
Dinas Pertanian Gayo Lues Produksi Bibit Durian Lokal, Tak Lagi Tergantung Luar Daerah
Camat Putri Betung Jadi Pembina Upacara Perdana Tahun Ajaran Baru di SMAN 1 Putri Betung
Dugaan Gaji Tetap Mengalir ke Komisioner MPD Gayo Lues Usai Masa Jabatan, Pengawasan Pemkab Dipertanyakan
Warga Desa Kendawi Andalkan Jembatan Tali Gantung Setelah Jembatan Induk Roboh Akibat Banjir
Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gayo Lues: Tingkatkan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Tangkap Pengedar Sabu, Amankan 19 Paket Narkotika Seberat 4,34 Gram

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:50 WIB

Ketua AJMI Ryan Sinaga Dkk Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Kapten Inf Sofyan, Wujud Silaturahmi yang Penuh Kebahagiaan

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:26 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:03 WIB

Dari Gubuk Reot Menuju Secercah Asa, GRIB Jaya Kota Medan Antar Dua Anak Kembali Bersekolah dan Pulihkan Nafkah Keluarga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:14 WIB

Perkuat Komitmen Berantas Narkotika, Kalapas Binjai Hadiri Puncak Peringatan HANI 2026 Secara Daring

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:40 WIB

BKSDA Apresias Polda Riau Ungkap Perusakan Mangrove di Rohil

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:45 WIB

Kakanwil Ditjenpas Sumut Pimpin Sertijab Kalapas Tebing Tinggi, Perkuat Tata Kelola Organisasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:09 WIB

Kesdam XIX/Tuanku Tambusai Canangkan Pembangunan Zona Integritas TA 2026, Tegaskan Komitmen Raih WBK

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:01 WIB

Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Ini Benteng Masyarakat Pesisir, Tempat Satwa Berkembang Biak!

Berita Terbaru

ACEH TIMUR

Polres Aceh Timur Jalani Tes Urine dan Pemeriksaan Ponsel

Minggu, 26 Jul 2026 - 12:33 WIB