Satresnarkoba Aceh Tenggara Intensifkan Penindakan, Kolaborasi Aparat dan Warga Persempit Ruang Gerak Pengedar Sabu

GAYO TODAY

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:35 WIB

50215 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, 30 Mei 2026 – Upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika, khususnya jenis sabu, di wilayah Aceh Tenggara menunjukkan peningkatan signifikan selama awal tahun ini. Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Tenggara, di bawah pimpinan Iptu Hengki Harianto, menjadi ujung tombak dalam melaksanakan tugas memberantas peredaran narkotika yang masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Dukungan penuh dari warga dan respons cepat kepolisian atas setiap laporan yang diterima turut mempercepat proses pengungkapan, sebagaimana tercermin dalam sejumlah kasus yang berhasil dibongkar sejak Januari hingga Mei 2026.

Peningkatan pengungkapan kasus sabu ini tidak lepas dari strategi penegakan hukum yang adaptif dan kolaboratif. Informasi yang disampaikan Iptu Hengki Harianto kepada wartawan di Kutacane, Sabtu (30/5/2026), menegaskan penanganan narkotika dilakukan dengan mengedepankan kerja bersama antara aparat dan masyarakat. Masyarakat didorong aktif memberikan informasi jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika, sementara kepolisian menjamin tindak lanjut secara profesional dengan tetap menjaga kerahasiaan identitas pelapor.

Dalam praktik di lapangan, anggota Satresnarkoba rutin turun melakukan patroli serta pengawasan daerah rawan untuk mempersempit ruang gerak pelaku. Siaga aparat tidak hanya terlihat di pusat kota Kutacane, tetapi menjangkau kawasan terpencil yang menjadi jalur potensial bagi peredaran sabu. Keberhasilan pengungkapan kasus dalam beberapa bulan terakhir umumnya bermula dari laporan masyarakat dan dikembangkan lebih lanjut melalui penyelidikan. Pendekatan semacam ini diyakini semakin memperkuat jaringan pengawasan sekaligus mempertegas bahwa perlawanan terhadap narkotika mesti dijalankan dengan kerja sama erat semua unsur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhenderi, turut menekankan arti penting sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, serta warga dalam upaya menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba. Menurutnya, keberhasilan membongkar jaringan peredaran sabu adalah buah dari komitmen bersama menjaga ketertiban dan keamanan. Ia pun mengajak masyarakat untuk terus mewaspadai ancaman narkotika yang mengintai generasi muda serta tidak segan mengkomunikasikan segala bentuk dugaan pelanggaran hukum.

Dampak sosial dari pemberantasan ini mulai terasa terutama pada kawasan yang pernah dicap rawan narkotika. Aparat desa, tokoh agama, dan pemuda mulai terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pencegahan serta edukasi di masyarakat. Rangkaian sosialisasi terkait bahaya dan dampak hukum narkotika digencarkan hingga ke sekolah-sekolah, memperkuat pengetahuan dan kewaspadaan generasi muda. Upaya ini secara bertahap memengaruhi pola pikir dan perilaku warga untuk semakin menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

Berdasarkan data, sejak Januari hingga akhir Mei 2026, pengungkapan kasus sabu di Aceh Tenggara meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Fenomena ini bukan sekadar catatan angka, melainkan indikator meningkatnya kepekaan masyarakat dan keseriusan polisi dalam menutup celah peredaran. Polres Aceh Tenggara menegaskan akan terus melibatkan seluruh komponen untuk memperkuat pertahanan sosial terhadap narkotika, sekaligus mengingatkan pelaku bahwa segala bentuk pelanggaran akan dijerat dengan hukum tegas.

Langkah preventif dan represif ini diyakini menjadi landasan utama dalam memutus rantai peredaran sabu di Aceh Tenggara. Dukungan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat menjadi modal sosial yang mahal dalam perang melawan narkotika, terlebih ketika aparat kepolisian konsisten menjunjung tinggi kepercayaan yang diberikan warga.

Upaya membangun lingkungan yang bersih dari narkoba, seperti yang ditargetkan bersama, memang tak lepas dari hambatan. Namun kerja keras yang ditunjukkan polisi bersama masyarakat selama ini membuahkan optimisme baru. Harapan untuk mewujudkan Aceh Tenggara yang aman, sehat, dan terbebas dari narkotika kini bukan lagi sekadar slogan, melainkan tekad bersama yang semakin nyata dijalankan.

(Sahputra)

Berita Terkait

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Musyawarah Adat Jambur Lak-lak Disorot, Putusan Denda kepada Mantan Pengulu Dinilai Janggal dan Penuh Keanehan
Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja
80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat
Senyum Anak Yatim Menghiasi Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Penuh Kasih
Kapolres Agara Lepas Karnaval Budaya, Warna-Warni Tradisi Semarakkan Hari Jadi Ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara
Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Cara Polres Aceh Tenggara Dekatkan Diri dengan Warga

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:17 WIB

Tingkatkan Efisiensi Layanan, Bapas Medan Gandeng Universitas Potensi Utama Rancang Website Wajib Lapor Klien Pemasyarakatan

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:58 WIB

Sambut HUT Ke-56 MPKW Sumut-Aceh Gelar Seminar Minat dan Bakat Bekali Siswa Menentukan Masa Depan

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:58 WIB

Komitmen Zero Narkoba, Rutan Kelas I Medan Terus Tingkatkan Integritas dan Pengamanan

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:57 WIB

Buka Pelatihan Barista di Griya Abhipraya “Kedan Kita”, Kabapas Medan Imbau Klien Pemasyarakatan Asah Life Skill dan Semangat Berwirausaha

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:45 WIB

PTPN IV Regional I Salurkan Bantuan TJSL Rp 706 Juta untuk Pembangunan Sosial Berkelanjutan

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:25 WIB

Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Apresiasi Layanan dan Program Pembinaan Rutan Kelas I Medan

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:07 WIB

Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp69,7 Miliar, Gagalkan Jaringan Internasional dan Selamatkan Hampir Sejuta Jiwa

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:00 WIB

133 Personel Berprestasi Diguyur Penghargaan, Kapolda Riau: Bangun Kepercayaan Publik dengan Karya Nyata

Berita Terbaru