Warga Aceh Tenggara yang Bekerja di Bener Meriah Minta Bantuan Pemerintah

ZULKIFLI,S.KOM

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:52 WIB

50234 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Sebanyak sekitar 500 jiwa warga Aceh Tenggara yang bekerja sebagai buruh harian pemetik kopi di Kabupaten Bener Meriah dan Takengon meminta perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.

Para warga tersebut hingga kini masih bertahan di lokasi perkebunan kopi. Sebagian dari mereka tinggal jauh dari pusat perkotaan, bahkan ada yang menetap di kawasan pegunungan sebagai penjaga kebun kopi. Kondisi ini membuat mereka kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Salah seorang warga Aceh Tenggara yang bekerja di Bener Meriah, Oby Plis, kepada awak media menjelaskan bahwa saat ini sebanyak 17 rumah warga Aceh Tenggara dilaporkan mengalami kerusakan. Selain itu, warga juga mengeluhkan tingginya harga sembako, khususnya beras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk harga beras di sini sudah sangat mahal, mencapai Rp500.000 per sak. Beras juga sulit didapat karena langka,” ujar Oby.

Ia menambahkan, mayoritas warga Aceh Tenggara yang bekerja sebagai pemetik kopi merupakan masyarakat tidak mampu, sehingga tidak sanggup membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga yang sangat tinggi.

“Atas kondisi ini, kami berharap kepada Pemerintah Aceh Tenggara agar segera menyalurkan bantuan bahan pokok, terutama beras dan sembako, kepada masyarakat Aceh Tenggara yang saat ini bekerja dan bertahan di Bener Meriah dan Takengon,” harapnya.

Warga berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban hidup mereka di tengah sulitnya akses dan mahalnya kebutuhan pokok di wilayah perkebunan kopi tersebut.

Red

Berita Terkait

Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Cara Polres Aceh Tenggara Dekatkan Diri dengan Warga
Ketika Masyarakat dan Polres Agara Bersatu, Narkoba Kehilangan Tempat Bersembunyi
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Iptu Hengki Harianto Intensifkan. Pemberantasan Sabu di Bumi Sepakat Segenep Agara
Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit
Menjahit Senyum, Menumbuhkan Harapan: Bakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis Warnai HUT Aceh Tenggara ke-52 dan Hari Bhayangkara ke-80
Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe
Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan
IDI Aceh Tenggara Dorong Penguatan Perlindungan Hukum Profesi Dokter Melalui Pelatihan Medikolegal Berkelanjutan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:39 WIB

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:12 WIB

Periksa Jagung Pipil di Desa Tapung Makmur, Bhabinkamtibmas Tapung Hilir Dukung Program Ketahanan Pangan

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:04 WIB

Rutan Kelas IIB Pangkalan Brandan Gelar Razia Insidentil untuk Jaga Keamanan dan Ketertiban

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:24 WIB

Program Ketahanan Pangan Berlanjut, Polsek KKH Cek Tanaman Jagung di Desa Simalinyang

Senin, 15 Juni 2026 - 15:57 WIB

Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:29 WIB

5 Kg Bibit Jagung Ditanam Polri Petani Lubuk Sakai

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:51 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bertindak, Seorang Pemilik Sabu Diamankan di Lawe Alas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:45 WIB

Kapolda Irjen Herry Heryawan: Sebaik-baiknya Polisi Adalah yang Bermanfaat Bagi Sesama

Berita Terbaru